Tercium Aroma Penyimpangan Dana Bos SMA NEGERI 1 PLOSOKLATEN KABUPATEN KEDIRI Tahun 2024 – 2025 tahap 1

Kediri – (BIN) – Walaupun sudah ada pengawasan dan audit dari pihak pihak terkait akan tetapi masih marak kasus korupsi yang terjadi di sekolah – sekolah yang mendapatkan program dana bos dari pemerintah pusat dan masih sedikit sekolah yang menggunakan program tersebut secara transparan dan akuntabel.

Seperti dugaan korupsi yang terjadi di SMA NEGERI 1 PLOSOKLATEN KABUPATEN KEDIRI menurut informasi data yang dapat dipercaya Rp 2.415.245.000,. dana bos yang diterima tahun 2024 – 2025 tahap 1, dalam rekapitulasi realisasi Penggunaan dana ada beberapa komponen yang diduga diragukan kebenarannya.

Seperti dalam kegiatan pada komponen:

Komponen nomor (2) pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca tahun 2024 – 2025 tahap 1 sebesar Rp 191.173.240,. layanan pojok baca seperti apa yang dilaksanakan oleh sekolah dan buku apa saja yang di beli?

Komponen nomor (3) kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler tahun 2024 – 2025 tahap 1 sebesar Rp 329.481.000,. Anggaran tersebut digunakan untuk apa saja?

Komponen nomor (5) administrasi kegiatan sekolah tahun 2024 – 2025 tahap 1 sebesar Rp 459.907.825,. anggaran tersebut harus mengikuti juklak/juknis bos.

Komponen nomor (8) pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah tahun 2024 – 2025 tahap 1 sebesar Rp 308.794.000,. Dengan anggaran tersebut bukan lagi untuk perawatan ringan yang di atur oleh juknis bos.

Komponen nomor (12) pembayaran honor tahap 1 tahun 2024 sebesar Rp 56.040.000,. tahap 2 tahun 2024 sebesar Rp 49.080.000,. tahap 1 tahun 2025 sebesar Rp 90.080.000,. Berapa jumlah guru honorer yang mendapatkan SK PPPK? Jumlah guru honorer yang terdaftar di dapodik 5 orang.

Anggaran kelima komponen tersebut diduga digelembungkan, oleh oknum kepsek dan beberapa stafnya, untuk mendapatkan keuntungan besar guna memperkaya diri.

Pada saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp kepala SMA NEGERI 1 PLOSOKLATEN KABUPATEN KEDIRI Sudjiono pada tanggal (18/12/2025) tidak merespon

Sampai berita ini diterbitkan belum ada tanggapan apapun dari pihak sekolah.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *