Kota Langsa – (BIN) – Kebun Program Ketahanan Pangan Dan PKK Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota Langsa, Aceh tidak ada tamanan di dalamnya. Hanya perkerangan kosong.
program ketahanan pangan Gampong (desa), bertujuan membangun kemandirian pangan Gampong (desa) melalui peningkatan ketersediaan, keterjangkauan, kualitas, dan gizi pangan lokal, didukung oleh BUMDes atau lembaga ekonomi Gampong, serta mengacu pada Kepmen Desa No. 3/2025, dengan kegiatan meliputi produksi, pengolahan, penyimpanan, distribusi, hingga diversifikasi produk untuk kesejahteraan petani dan stabilitas ekonomi Gampong (desa).
Amatan media Berita Indo News.com, Biro Langsa, Sabtu, 18 January 2026, lokasi kebun program Ketahanan Pangan Gampong Jawa, terlihat acak-acakan, meja tempat budidaya tanaman hidroponiknya kosong tidak ditemukan sebatang tanaman sayuran di atasnya.
Didalam lokasi ini juga sepertinya ada usaha kebun PPK Gampong Jawa juga tidak satu batangpun tanaman yang berguna bagi Ketahanan Pangan masyarakat. Kebun program Ketahanan Pangan Gampong Jawa Dan PKK ini telah menghabiskan anggaran Dana Desa puluhan juta, namun sangat di sayangkan tidak berguna bagi ke langsungan pangan bagi masyarakat Gampong Jawa itu sendiri.

Salah seorang sumber masyarakat di sekitanya mengatakan, nama kebun di buat seakan-akan kebun permanen Dan kebun Pangan rutin pane setiap saat, ” coba baca nama “Java Village Garden” kebun edukasi Ketahanan Pangan, sayuran organik, dan sayuran hidroponik, dalam lokasi juga ada kebun PPK sama juga tak ada tamanan hanya dibuat Untuk ambil uang saja, ucap sumber.
Menurut sumber masyarakat setempat kebun itu aktif hanya pada saat uang akan cair begitu uang cair kebun pun di tinggalkan, ya seperti ini kondisinya sudah satu tahun lebih, ucap sumber.
Inilah Salah contoh program Ketahanan Pangan Dan Kebun PKK Gampong Jawa gagal, tidak ada hasil bagi masyarakat Gampong Jawa tersebut.
Penjabat geuchik (Kepala Desa) Gampong Jawa, belum terkonfirmasi menganai terbangkalai Java Village Garden di Japan Syiah Kula, sampai berita di kirem ke redaksi.
(Mustafa)






