Palembang-Betung Cuma 1 Jam! Didampingi Cik Ujang Menko AHY Pastikan Tol Kapalbetung Siap Fungsional Lebaran 2026

Palembang – (BIN) – Masa depan konektivitas di Sumatera Selatan semakin cerah. Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Musi V, Rabu (11/2/2026).

Jembatan monumental yang merupakan bagian vital dari ruas Tol Kayu Agung – Palembang – Betung (Kapalbetung) ini diprediksi akan menjadi “game changer” bagi perekonomian wilayah Sumatera.

Menko AHY menegaskan bahwa proyek Trans Sumatera ini merupakan urat nadi strategis yang membuka akses ekonomi dari Pulau Jawa hingga Lampung secara lebih terbuka.

“Biasanya, perjalanan Palembang ke Betung memakan waktu 3 hingga 4 jam. Dengan adanya tol ini, waktu tempuh bisa dipangkas signifikan menjadi hanya sekitar 45 menit hingga 1 jam. Efisiensi ini otomatis mengurangi beban biaya logistik secara besar-besaran,” ujar AHY optimis.

Dirinya juga menargetkan bahwa jalur ini sudah dapat dinikmati masyarakat pada momentum mudik mendatang. “Insya Allah, Lebaran tahun ini sudah bisa difungsionalkan,” tambahnya.

Jembatan Musi V bukan sekadar penghubung, melainkan karya teknik yang kokoh. Dalam waktu dekat, akan dilakukan uji kekuatan ekstrem dengan beban total 1.800 ton secara bersamaan—setara dengan 40 kendaraan dump truck yang melintas sekaligus di atas jembatan.

Direktur Jenderal Bina Marga (DJBM), Fahmi Aldiamar, melaporkan bahwa progres fisik Seksi 1 Kramasan – Sungai Rengas beserta Jembatan Musi V telah mencapai 93,74%. Saat ini, tim di lapangan tengah melakukan percepatan pengerjaan lahan.

Menutup kunjungannya, Menko AHY menyoroti kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) Sumatera Selatan yang luar biasa. Baginya, konektivitas infrastruktur adalah kunci utama untuk mengonversi potensi tersebut menjadi kesejahteraan nyata.

“Semua titik ekonomi harus terhubung. Mudah-mudahan, seiring dengan selesainya akses jalan ini, kehadiran Pelabuhan Tanjung Carat juga bisa segera kita wujudkan untuk melengkapi ekosistem logistik di Sumsel,” pungkasnya.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *