Air Semakin Banyak Jalan Terminal Lama Bau Amis Warga Mengeluh 

Kota Langsa – (BIN) – Kondisi parit jalan terminal lama, kecamatan Langsa Kota Langsa, Aceh mulai dari simpang jalan Iskandar Sani sampai depan vihara digenangi air walau tidak dalam kondisi hujan akibat meluapnya air dari parit yang sudah dangkal bahkan tertutup oleh sampah.

Pantauan media ” Berita Indo News” Biro Langsa, Jum’at, 13 Februari 2026 terlihat para pedagang sayuran di jalan terminal lama terpaksa gelar dagangan nya di atas jalan yang kondisi basah dan di belakang genangan air hitam dan bau.

Wani pedagang sayur (56 thn) mulai mengeluh, sebelum jalan ini kondisi seperti ini kami berjualan di sekitar sini nyaman tidak ada air, sekarang air dari parit kecil depan ruko meluap ke badan jalan sehingga menganggu dagangan kami, hal ini terjadi setelah banjir tahun lalu, sebutnya.

” Kamoe terpaksa meukat di ateuh ie, bek khieng bek ta tanyong, pakiban ta peugaot teuma mita raseuki”.ucapnya dalam bahasa Aceh

Warga lain Daud, penguna jalan terminal lama, mengatakan, kondisi parit – parit di sekitar jalan terminal lama ini atau depan gerbang pajak sayur sumbat, bahkan nyaris hilang parit nya sehingga air dari dari pajak ayam tidak bisa mengalir normal sehingga tumpah ruah ke jalan terminal lama ini, sebutnya.

” Kami masyarakat terutama penguna jalan sangat mengharapkan kepada pemerintah Kota Langsa agar segera mengatasi kondisi jalan terminal lama yang saat ini sudah ada sebagian yang tergenang air, jika di biarkan sangat menggangu kami sebagai masyarakat saat berbelanja ke pajak sayur”. ucapnya

Pedagang di ruko depan pajak sayur juab mulai mengeluh, saat di tanyai media ini masalah air yang sudah tergenang di depan rukonya menyebutkan, ” dulu sebelum banjir air tidak pernah sampai dibadan jalan, namun parit banyak yang tersumbat sampah, dan ditambah lumpur banjir masih mengendap di parit-parit jalan maka air melimpah ke jalan, kondisi sudah 3 bulan belum ada tindakan dari pemerintah Kota Langsa, suatu saat air akan akan masuk ke dalam toko”. ucapnya

Warga lain juga mengharapkan Pemerintah Kota Langsa, Pemerintah Gampong Blang, Gampong Blang Seunibong, dan Gampong Peukan Langsa harus ada upaya untuk segera mengatasi parit – parit di sekitar pajak ikan, pajak ayam, pajak daging, pajak sayur, karena kondisi saat ini semakin parah, jika tidak segera di tangani, jalan terminal lama akan menjadi seperti jalan pajak ikan berair bau dan tidak pernah kering, dan bisa kita katakan pajak-pajak kita ini semrawut, jorok, dan bau berbelanja pun menjadi malas.

(Mustafa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *