Kota Kediri – (BIN) – Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2025 di Smkn 1 Kota Kediri Jatim menjadi sorotan publik.
Senin,30 Maret 2026 di saat tim investigasi menelusuri ke lapangan terkait laporan warga yang mana banyak kejanggalan di SMK tersebut, serta tim investigasi mencari mengumpulkan bukti-bukti akurat di lapangan.
Sekolah yang dipimpin oleh Edy Suroto yang juga menjadi kuasa pengguna Anggaran tercatat menerima dana BOS ( Bantuan Operasional Sekolah ) pada tahun 2025 Anggaran dicairkan secara 2 tahap untuk 2219 Murid :
Tahap 1 Rp 1.775.200.000 (22/01/25)
Tahap 2 Rp 1.775.200.000 (08/08/25 )
Total anggaran yang dicairkan selama 1 tahun di tahun 2025 digelontorkan sebanyak Rp 3.550.400.000
Namun,Dalam rincian penggunaan anggaran memunculkan pertanyaan publik. Sejumlah pos belanja dinilai janggal, melonjak, yang menjadi kerugian negara
📊 **ANGKA-ANGKA YANG BIKIN KERUTAN DI DAHI DAN MEMBIKIN MURKA* *
1. Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
Tahap 1 Rp 201.406.750.
Tahap 2 Rp 199.548.250
Total anggaran yang di gelontarkan sebesar Rp 400.955.000 hal ini yang menjadi sorotan publik sebab berapa guru yang mengikuti bimtek ataupun sejenisnya dalam pengembangan profesi ,dimana , dan berapa orang guru yang mengikuti dengan jumlah anggaran sebesar itu ini jelas Markup ,sebab untuk provinsi Jawa timur tidak ada untuk pengembangan profesi sebesar itu anggarannya.
2.Kegiatan Asesmen /evaluasi pembelajaran
Tahap 1 Rp 146.251.000
Tahap 2 Rp 351.512.000
Jumlah total anggaran Rp 497.763.000
Kegiatan evaluasi apa sajakah sajakah yang dibiayai dengan besaran anggaran sebanyak itu berapa kali mengadakan kegiatan tersebut serta prestasi apa sajakah yang didapat dengan anggaran yang sangat fantastis dengan anggaran mencapai sebesar itu??
3.pembayaran honor.
Tahap 1 Rp 311.370.000
Tahap 2 Rp 281.496.000
Total Anggaran Rp 592.866.000
Pembayaran honor spj yang ditandatangani dengan apa yang diterima sangat berbeda dengan menghabiskan anggaran ratusan juta yang menjadi kedok bagi oknum kepala sekolah untuk menghabiskan anggaran.
fiktif
💯 *ANGGARAN RUTINITAS YANG MENJADI MOMOK BAGI PARA WALI MURID .*
Jual beli seragam,spp,jual beli buku lks ,dan biaya biaya lain yang dibebankan ke wali murid.
Hal Tersebut Yang menjadi momok bagi para warga masyarakat yang menjadi problem di tengah masyarakat.
📌 *TOTAL DANA BESAR, MANFAATNYA SEBESAR APA?*
Dengan dana Rp3,550.400.000 , publik mempertanyakan:
• Apakah fasilitas sekolah mengalami peningkatan signifikan?
• Apakah kualitas pembelajaran meningkat?
• Apakah siswa benar-benar merasakan dampaknya?
Sebagai dana yang bersumber dari APBN, BOS wajib dikelola transparan dan akuntabel.
⚖️ *DESAKAN AUDIT & TRANSPARANSI*
Sejumlah pemerhati pendidikan di Jawa Timur mendesak:
• Audit internal maupun eksternal
• Publikasi detail RKAS
• Keterbukaan bukti belanja dan pengadaan
• Transparansi dinilai penting agar tidak berkembang menjadi dugaan penyimpangan yang merugikan dunia pendidikan.
🏛️ *HAK JAWAB TERBUKA*
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari EDY SUROTO Selaku Kepala Sekolah. Di SMKN 1Kota Kediri Jawa Timur Redaksi membuka ruang klarifikasi demi keberimbangan informasi sesuai Kode Etik Jurnalistik.
* Rp 3.550.400.000 sudah digelontorkan*
Publik hanya ingin satu hal: KEJELASAN.
#DanaBOS
#TransparansiSekolah
# Kita Kediri
# Jawa Timur
#UangRakyatUntukRakyat
(TIM)






