Ogan Ilir – (BIN) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Kabupaten Ogan Ilir menunjukkan komitmen sosialnya dengan turun langsung ke lokasi pascabencana. Organisasi profesi ini menyalurkan bantuan paket sembako bagi warga korban kebakaran hebat di Desa Ibul Besar III, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir, Jumat (3/4/2026).
Kegiatan kemanusiaan ini dihadiri oleh jajaran pengurus teras, antara lain Ketua DPC APJI Ogan Ilir Dasri Jaya, S.Pd., M.Si., Ketua DPC APJI OKI Susilawati Syafei, serta Dewan Penasihat APJI Ogan Ilir dan OKI yang juga Wakil Ketua DPD APJI Sumsel, Raden Ayu Amrina Rosyada, S.Si., M.Si.
Sebagai organisasi yang menaungi pengusaha katering dan UMKM makanan, APJI Ogan Ilir tidak hanya berfokus pada pengembangan bisnis kuliner, tetapi juga aktif dalam isu-isu kemanusiaan. Penyerahan bantuan berupa beras, mie instan, gula, dan minyak goreng ini merupakan wujud solidaritas seluruh anggota APJI terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal.
Ketua DPC APJI Ogan Ilir, Dasri Jaya, menegaskan bahwa kehadiran mereka di tengah para korban adalah upaya untuk memastikan keberadaan organisasi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Semoga bantuan ini bermanfaat dan ke depan keberadaan APJI bisa lebih dirasakan masyarakat Ogan Ilir pada khususnya,” ujar Dasri di sela kegiatan.
Hal senada disampaikan oleh Raden Ayu Amrina Rosyada. Tokoh perempuan yang juga merupakan Anggota DPRD Ogan Ilir dari Partai Hanura ini menekankan bahwa aksi ini merupakan “tanda cinta” dari para pengusaha jasa boga.
“Semoga setelah melalui ujian kebakaran ini, semua korban diberikan rezeki yang lebih baik. Bantuan ini hadir sebagai tanda cinta dan kepedulian kami dari keluarga besar APJI,” tutur Raden Ayu Amrina Rosyada dengan penuh empati.
Eksistensi APJI Ogan Ilir telah terbangun cukup lama di Bumi Caram Seguguk. Organisasi independen ini sangat selektif dalam membina anggotanya. Setiap pemilik usaha katering maupun UMKM yang bernaung di bawah APJI dipersyaratkan memiliki keahlian khusus dan sertifikasi resmi, seperti sertifikat penjamah makanan, hingga sertifikasi koki dan chef.
Langkah ini diambil guna menjamin kualitas, higienitas, dan keamanan pangan yang dihasilkan oleh para pengusaha lokal. Saat ini, sebagian besar anggota APJI Ogan Ilir juga telah mengambil peran strategis dengan berkecimpung dalam program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), yang memerlukan standar pengelolaan makanan yang ketat sesuai aturan organisasi.
Kepala Desa Ibul Besar III, Sherly, menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, kepedulian dari organisasi pengusaha seperti APJI sangat membantu meringankan beban psikologis dan fisik warga Dusun I yang terdampak kebakaran pada 28 Maret lalu.
Melalui aksi ini, APJI Ogan Ilir kembali menegaskan posisinya sebagai organisasi non-partisan yang tidak hanya unggul di bidang jasa boga, tetapi juga menjadi pilar kepedulian bagi sesama di Kabupaten Ogan Ilir.
(Sihabudin.Nst)






