Jalan Kecamatan di Desa Bandar Putih Anak Ratu Aji Lampung Tengah Rusak Parah, Warga: “Masih Bisa Lewat Tapi Harus Pelan-Pelan Kayak Keong”

Lampung Tengah – (BIN) – Warga Desa Bandar Putih, Kecamatan Anak Ratu Aji, Kabupaten Lampung Tengah resah dengan kondisi jalan kecamatan yang rusak parah. Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung desa ke Puskesmas Anak Ratu Aji dan pusat kecamatan.

Dari foto yang diterima *Kabiro Media Berita Indo News*, Minggu (27/4/2026), terlihat badan jalan dipenuhi kubangan lumpur besar sedalam 30-50 cm. Aspal sudah mengelupas, menyisakan tanah merah bercampur air.

Warga memastikan, jalan *masih bisa dilintasi kendaraan*, namun kondisinya sangat sulit.

“Kalau dibilang nggak bisa lewat, itu nggak benar. Masih bisa. Tapi harus pelan-pelan sekali, kayak keong. Salah ambil jalur sedikit, mobil amblas. Motor juga banyak yang mogok karena lumpur masuk mesin,” kata seorang warga Bandar Putih kepada *Kabiro Media Berita Indo News*.

*Akses Vital Terganggu*

Jalan kecamatan ini jadi urat nadi warga. Seluruh aktivitas warga Desa Bandar Putih bergantung pada jalan ini, termasuk untuk berobat ke Puskesmas Anak Ratu Aji, ke kantor kecamatan, dan antar anak sekolah.

Akibat kerusakan jalan, waktu tempuh yang normalnya 10 menit untuk jarak 4 KM kini bisa mencapai 30-40 menit.

*1. Pasien Darurat Terancam Terlambat*

Warga paling khawatir dampaknya pada layanan kesehatan. “Kasihan kalau ada yang sakit parah atau ibu mau melahirkan. Niatnya cepat sampai puskesmas, malah molor di jalan karena harus pelan-pelan,” ujar warga. Ambulans pun kesulitan jika harus menjemput pasien dari desa.

*2. Anak Sekolah Jadi Korban*

Siswa SMP dan SMA asal Bandar Putih yang bersekolah di pusat kecamatan juga terdampak. “Anak saya sudah tiga kali jatuh dari motor gara-gara ngindarin lubang. Seragamnya kotor, terus terlambat masuk sekolah,” keluh seorang ibu.

*3. Ekonomi Warga Terjepit*

Desa Bandar Putih merupakan salah satu penghasil singkong dan sawit di Anak Ratu Aji. Karena jalan rusak, sopir truk meminta ongkos angkut lebih mahal. “Risikonya gardan patah, ban sobek. Jadi harga di petani ditekan,” kata tokoh masyarakat.

*Desakan Warga: Perbaikan Darurat*

Warga berharap Camat Anak Ratu Aji dan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah melalui Dinas Bina Marga segera turun tangan. Minimal dilakukan penimbunan darurat agar lubang tertutup.

“Ini jalan kecamatan, Pak. Satu-satunya yang kami punya. Kalau dibiarkan, makin lama makin susah digunakan. Apalagi sebentar lagi musim hujan. Tolong jangan nunggu rusak total baru diperbaiki,” pungkas warga.

Hingga berita ini ditulis, *Kabiro Media Berita Indo News* masih berupaya mengonfirmasi pihak Kecamatan Anak Ratu Aji dan Dinas Bina Marga Lampung Tengah terkait rencana perbaikan jalan tersebut.

(*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *