Tanggamus – (BIN) – Pepatah “tua-tua keladi, makin tua makin menjadi Ilmu Padi lur rasanya pas disematkan untuk sosok satu ini. Mursalin, wartawan senior yang bertugas di Kabupaten Tanggamus, membuktikan pengabdian untuk dunia jurnalistik tak lekang oleh usia.
Tahun berganti tahun, pria yang akrab disapa Bang Mursalin ini tetap setia menjalankan tugas sebagai jurnalis. Di tengah gempuran media sosial dan wartawan muda, semangatnya justru makin menyala. “Satu hal yang jadi kebanggaan beliau, makin bertambah usia, justru makin bercahaya,” ujar salah satu rekan seprofesi.
Pantauan BERITA INDO NEWS, Rabu (6/5/2026), Bang Mursalin terlihat santai namun tetap awas di sebuah warung kopi. Dengan kacamata hitam dan HP di tangan, ia tampak sedang memantau informasi atau menulis berita. Gaya khas wartawan lapangan yang tak pernah hilang.
Bagi Mursalin, usia bukan penghalang untuk terus berkarya dan mengawal informasi untuk masyarakat Tanggamus. Pengalamannya puluhan tahun di dunia pers jadi “senjata” untuk membongkar fakta dan menyuarakan kebenaran.
Keberadaan wartawan senior seperti Bang Mursalin jadi panutan bagi generasi jurnalis muda di Tanggamus. Konsistensi, integritas, dan keberanian di lapangan adalah nilai yang terus ia tularkan.
“Saya cuma pengen jadi wartawan yang bener. Nulis yang fakta, bela yang lemah. Itu aja,” ucap Mursalin singkat saat ditemui BERITA INDO NEWS.
Di era keterbukaan informasi, sosok seperti Mursalin mengingatkan bahwa jurnalisme bukan sekadar profesi, tapi juga pengabdian. Tua itu pasti, tapi semangat mengabdi untuk publik lewat tulisan, harus tetap “menjadi”.
Kenalin, ini Bang Mursalin. Wartawan senior Tanggamus yang dedikasinya gak pernah luntur. Tahun ganti tahun, semangat jurnalismenya justru makin bercahaya
Di saat banyak yang pensiun, Bang Mursalin tetap setia di lapangan. Nulis fakta, bela yang lemah. Panutan!
Sehat terus Bang Mursalin. Terima kasih pengabdiannya untuk Pers Tanggamus
Tua tua keladi, makin tua makin menjadi! ANJay
(*)






