Ditemukan Warga Negara India Berinisial SN Tewas diruang Detensi Imigran Surabaya

Surabaya – (BIN) – Seorang warga negara asing (WNA) asal India berinisial SN ditemukan tewas bunuh diri di dalam ruang detensi Kantor Imigrasi Kelas I surabaya. Khusus TPI Surabaya. Kamis ( 14/05/2026)

Insiden tragis ini terjadi hanya tiga hari sebelum jadwal pendeportasiannya ke negara asal.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Surabaya Khusus TPI Surabaya mengonfirmasi bahwa jasad SN ditemukan sekitar pukul 07.50 WIB saat petugas melakukan pengecekan rutin di ruang detensi.

Warga Negara India berinisial SN sebelumnya diamankan oleh pihak imigrasi karena terbukti melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Berdasarkan pemeriksaan sistem, Warga Negara India berinisial SN diketahui telah melewati masa izin tinggal (overstay) selama 248 hari.

Kasus ini bermula dari laporan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Sidoarjo terkait dugaan masalah keluarga dan pemenuhan hak anak. Setelah menjalani pemeriksaan pada 6 Mei 2026, Warga Negara India berinisial SN dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa detensi dan direncanakan akan dideportasi pada 17 Mei mendatang.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Surabaya Khusus TPI Surabaya sebelumnya telah menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk bersikap transparan dalam kasus ini. Pihak Imigrasi terus berkoordinasi erat dengan Polresta Sidoarjo dan Polsek Sedati untuk menuntaskan proses penyelidikan.

“Kami terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan. Kami juga melakukan evaluasi internal terhadap prosedur pengamanan ruang detensi,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Surabaya.Warga Negara Indi berinisial SN sendiri sebelumnya ditahan atas dugaan pelanggaran hukum Pasal 78 Ayat (3) UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Dengan masa overstay selama 248 hari. Seharusnya, ia dijadwalkan untuk dideportasi pada 17 Mei 2026 mendatang. Hingga saat ini, proses koordinasi dengan Konsulat Kehormatan India di Surabaya guna menyampaikan informasi kepada pihak keluarga dan penaganan jenazah. Pungkasnya.

( Wwn )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *