Kota Langsa – (BIN) – Kondisi hujan beberapa hari lalu dan juga Kota Langsa baru saja usai di landa banjir tahun lalu meninggalkan lumpur sehingga banyak parit tersumbat, dan di perparah lagi para pengusaha toko menutup permukaan parit dengan cor semen sehingga menyulitkan petugas membersih parit tersebut.
Kondisi ini juga di akibatkan hujan lebat yang mengguyur wilayah Kota Langsa dan sekitarnya sejak beberapa hari lalu.
Ketinggian air di badan jalan T.M.Zaen diperkirakan mencapai 5 cm di atas mata kaki, dan hampir separuh badan jalan di penuhi air menyebabkan kesulitan bagi para pengendara maupun pejalan kaki yang melintas.
Dari pantauan Media Berita Indo News.com, Biro Langsa , Rabu, 14 Januari 2026, saluran drainase yang menjadi biang tergenang air di jalan T.M.Zaen disebabkan karena tertutupnya lubang aliran arus air. Parahnya, tidak ada celah bagi arus air untuk mengalir secara lancar yang mengakibatkan tergenang air sepanjang badan jalan.
Seorang penguna jalan Neni (52 thn), saat berada di jalan T.M.Zaen dan melihat parit di depan warung dan toko menyebutkan, pantaslah air sering tergenang disini. Drainase yang seharusnya menjadi jalan air mengalir tersumbat kalau begini, gimana air akan mengalir lancar. Sedangkan kendaraan yang tidak tau genangi air melaju kencang dan membuat pecikan air sampai Ke warung masyarakat, sebutnya.
“Dinas terkait harus cepat turun tangan. Apalagi sekarang curah hujan sedang tinggi. Kalau dibiarkan, pastinya akan sering terjadi genangan air disini dan mengganggu pengguna jalan Dan usaha warung,” ujar
Neni berharap ” kepada pemerintah Daerah melalui dinas terkait untuk mengkaji ulang, untuk bisa memperbaiki trotor dan saluran air yang tersumbat, karena air yang menggenangi jalan sangat meresah kan bagi masyarakat penguna jalan dan warung yang dekat pinggir Jalan” jelasnya.
(Mustafa)






