Kota Langsa – (BIN) – Satu unit bangunan rumah sampah kreatif yang di bangun mengunakan anggaran program Kotaku tahun 2019 di lingkungan Perkantoran Geuchik dan Kantor urusan Agama, Gampong Daulat, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa, Aceh terbangkalai, dan di duga tidak pernah di operasikan sejak usai di bangun.
Pantauan media ” Berita Indo News. com, Biro Langsa, selasa, 27 Januari 2026, terlihat satu unit bangunan sampah kreatif berdiri sejak tahun 2019 di duga tidak pernah dioperasi oleh pemerintah Gampong Daulat, tidak ada tanda-tanda pengolahan sampah di lokasi rumah sampah kreatif tersebut.
Bangunan rumah sampah kreatif ini tidak terlihat, kecuali masyarakat masuk ke gang kantor Geuchik dan Kantor Urusan Agama (KUA) akan terlihat di bekang, memang lokasinya tersembunyi dari penglihatan Publik. Sangat di sayangkan ratusan juta uang negara dan tujuan negara sia-sia, kerena tidak bisa di manfaatkan oleh masyarakat setempat. Akhirnya program Kotaku di Kota Langsa asal siap saja, dan terbangkalai.
Geuchik (Kepala Desa) Gampong Daulat, Muhajir Salahuddin, saat hendak di konfirmasi masalah bangunan rumah sampah kreatif diduga tidak pernah dioperasikan itu tidak berada di tempat, dan geuchik Gampong (Desa) Daulat atau warga sering sebut Kampung Melayu tersebut sangat sulit di jumpai apalagi di dihubungi melalui telepon maupun WhatsApp nya tidak pernah ada respon maupun tanggapan sama sekali.
Sumber menyebutkan geuchik Gampong Daulat ini sudah bisa di berhentikan, jarang berinteraksi dengan warga apa lagi wartawan, ucapnya.
Rumah sampah kreatif adalah konsep pusat pengelolaan limbah yang inovatif, di mana sampah anorganik (plastik, botol, kertas) dikumpulkan dan diolah menjadi produk bernilai ekonomis, kerajinan tangan, atau bahan bangunan. Fokusnya adalah pemberdayaan masyarakat, edukasi, peningkatan ekonomi keluarga, dan pelestarian lingkungan namun sangat di sayang hal ini tidak terealisasi di Gampong Daulat, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa Aceh.
(Mustafa)






