Belitung – (BIN) – aktivitas mencurigakan di sebuah bangunan yang diduga menjadi tempat penampungan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan pertalite di kawasan Batu Hitam, Kabupaten Belitung, menghebohkan warga sekitar.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, gudang tersebut diduga milik seorang pria berinisial Viyan.
Lokasi penampungan disebut-sebut berada tidak jauh dari permukiman warga, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan potensi bahaya kebakaran maupun pencemaran lingkungan.
Beberapa warga mengaku kerap melihat aktivitas bongkar muat BBM pada siang hari menggunakan kendaraan roda empat mobil panther.

“Sering ada mobil keluar masuk dan Baunya sangat menyengat seperti solar dan pertalite ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Solar dan pertalite itu sendiri merupakan BBM bersubsidi yang distribusinya diawasi ketat oleh pemerintah melalui Pertamina.
Jika benar terjadi penampungan tanpa izin resmi, praktik tersebut berpotensi melanggar aturan distribusi dan dapat merugikan negara.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum di wilayah Batu Hitam terkait dugaan aktivitas tersebut.
Masyarakat berharap aparat segera melakukan pengecekan untuk memastikan legalitas usaha dan menjamin keselamatan lingkungan sekitar.
Sementara itu, pihak yang disebut sebagai pemilik, Viyan, belum memberikan klarifikasi atas dugaan tersebut.
Warga meminta aparat terkait untuk turun tangan agar persoalan ini tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan di tengah masyarakat.
(Red)






