Guru Dan Tenaga Kependidikan Akan Mendapat Makanan Bergizi Gratis (MBG) Dan Insentif Untuk Tanaga PIC

Kota Langsa – (BIN) – Makanan Bergizi Gratis (MBG) mulai diperluas cakupan oleh Pemerintah, biasanya siswa yang mendapat Makanan Bergizi Gratis namun tahun ini guru dan yang terlibat dalam satuan pendidikan mendapat jatah MBG.

Guru dan seluruh tenaga pendidik di Kota Langsa akan mendapatkan jatah Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai tahun 2026, sesuai perluasan cakupan program berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025, termasuk guru, tenaga administrasi, hingga petugas kebersihan, sebagai bentuk apresiasi tugas dan untuk menciptakan ekosistem sekolah yang lebih sehat, bahkan ada insentif harian Rp100 ribu rupiah untuk Guru Penanggung Jawab (PIC) program ini.

Berbagai sumber yang di himpun media Berita Indo News.com, Biro Langsa, Jumat, 23 Januari 2026, bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak lagi hanya untuk siswa, tetapi juga mencakup guru, negeri dan swasta, tenaga kependidikan (TU, OB), ustaz, dan masyarakat miskin, mulai tahun 2026.

Perluasan ini didukung oleh Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025.

Tahun ini juga ada Insentif untuk PIC, Guru yang ditunjuk sebagai Penanggung Jawab (PIC) program MBG di sekolah akan mendapatkan insentif Rp100.000 per hari, dan dibayar 10 hari sekali, ini berdasarkan Surat Edaran Badan Gizi Nasional (BGN).

Tujuannya untuk mendukung kesehatan seluruh ekosistem sekolah, meningkatkan produktivitas, dan keadilan bagi para pendidik yang terlibat aktif dalam program. Implementasi, distribusi MBG untuk guru telah mulai di beberapa daerah sejak awal Januari 2026, dengan porsi standar dewasa.

Salah seorang guru sekolah dasar di Kota Langsa yang tidak bersedia nama ditulis saat di tanya media ini tentang akan mendapatkan Makanan Bergizi Gratis (MBG) menyambut baik program tersebut, selama ini hanya siswa saja yang mendapatkan makanan gratis pemerintah, kami sebagai guru di sekolah hanya mengawasi saja, namun tahun guru seperti kami akan mendapatkannya, Allhamdulilah, sebutnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa, Boby Erwin, ST, belum terkonfirmasi tentang guru dan tenaga kependidikan, dan yang menangani MBG di sekolah akan mendapatkan insentif tahun 2026 sampai berita ini di tayang.

(Mustafa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *