Kota Metro – (BIN) – Nampaknya di penghujung tahun 2025 ini , Gubernur baru , jalan baru alias jalan yang mulus tidak bisa di nikmati warga Banjar Sari metro Utara. Pasalnya, ruas jalan Provinsi di Kota Metro mengalami kerusakan yang terus bertambah parah seperti kubangan sapi.
Hasil pantauan di lapangan, jalan Pattimura jalur 2 Metro Utara, perbatasan Lampung Tengah dengan Kota Metro kian hari makin bertambah parah. Biasanya Jarak tempuh dari perbatasan, Nunggal Rejo Lampung Tengah, ke pusat Kota Metro kurang lebih 4 Kilometer, dari tugu Perbatasan Selamat Datang di Kota Metro hingga ke pusat Kota dengan waktu tempuh 7 – 8 menit dengan menggunakan kendaraan bermotor roda dua, kini jalan tersebut mengalami kerusakan yang sangat parah.
Dari perbatasan Kabupaten Lampung Tengah, hingga ke perbatasan 22 Kota Metro tepatnya di jembatan kali Bunut, ujar Zaschia yang setiap hari melintasi jalan tersebut. Seringnya terjadi kecelakaan tunggal yang berakibat fatal dikarenakan banyaknya lubang di tambah lagi kerusakan jalan yang begitu parah apalagi lagi di musim penghujan jalan yang berlubang tertutup oleh genangan air.
“Iya pak, dari perbatasan Nunggal Rejo Lampung Tengah, sampai ke jembatan kali Bunut banyak yang hancur, apalagi kemarin itu, ada yang kecelakaan disini, korbannya mengalami patah kaki karena jalan yang berlubang tergenang air”, ujarnya kamis pagi (31/12/2025).
Pemerhati jalan lingkungan dan jalan Provinsi D Pubian, berharap kepada Pemerintah Provinsi dalam hal ini, Gubernur Lampung Qiay Mirza, atau Dinas terkait agar segera memberikan perhatian penuh di bidang infrastruktur yang ada di Kota Metro khususnya jalan Pattimura melihat banyaknya jalan yang rusak baik dalam katagori sedang maupun yang rusak parah hampir 75% mengalami kerusakan di Kota Metro.
(Dp)





