Kota Langsa – (BIN) – Banjir yang melanda Kota Langsa pada bulan Nopember 2025 lalu telah membuat sebagian warga di beberapa kecamatan dalam wilayah Kota Langsa terimbas. Banjir tahun 2025 lalu setelah tujuh bulan walikota dan wakil walikota Langsa, Jeffry Santana S Putra SE dan Muhammad Haikal Alfisyahrin ST, yang dilantik pada hari Jum’at 23 Mai 2025 oleh Gubernur Aceh pada sidang Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Langsa memimpin Kota Langsa telah berjuang membantu warganya akibat bencana banjir.
Warga Kota Langsa, pada hari Rabu, 26 Nopember 2025 terkejut air banjir datang begitu cepat sehingga banyak harta benda tidak terselamatkan dari air banjir yang melanda tempat tinggalnya.
Banjir meninggal lumpur di dalam rumah, dijalan-jalan, toko, dan Kantor Pemerintah, semuanya warga tidak bisa berbuat, listrik mati, telekomunikasi putus sampai dua minggu lamanya. Banyak warga tidak bisa melakukan aktivitas, kantor tutup, sekolah tutup.
Namun dengan cekatan Walikota Langsa memberikan bantuan pangan yang di suplai ke lokasi banjir mendirikan dapur umum disetiap desa dan dusun, masyarakat terbantu dengan ada dapur umum.
Catatan media Berita Indo News. com, Biro Langsa, Minggu, 1 Februari 2026 memberitakan kembali atas perjuangan walikota dan wakil walikota Langsa menaruh perhatian besar nya memberikan bantuan uang sebesar Rp. 200.000 rupiah kepada 55.963 Kepala keluarga tanpa kecuali, dan beras 10 Kg, dan
Pada tahap kedua pemerintah Kota Langsa juga memberi bantuan beras 10 Kg lagi pada minggu berikutnya.
Selanjutnya pemerintah Kota Langsa juga memberikan paket bantuan untuk anak yatim dan piatu sebanyak 1.831 anak yatim sekota Langsa yang di serahkan Langsa oleh walikota Langsa Jeffry Santana S Putra SE.
Selanjutnya bantuan beras 10 kg kepada janda lansia sekota Langsa sebanyak 5.000 orang lebih. Kepada petugas dari beberapa dinas yang ikut membantu percepatan recovery dan pembersihan lumpur bekas di dalam kota Langsa, walikota Langsa Jeffry Santana S Putra juga memberikan paket bantuan atas dedikasi mereka dalam mempercepat membersihkan lumpur di jalan-jalan dan perkantoran.
Selanjutnya, para aparatur Gampong (desa) juga mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kg dari pemerintah Kota Langsa.
Sekarang Kota Langsa sudah bersih dari lumpur dan sudah bergeliat seperti semula, aktivitas masyarakat sudah berjalan, kantor sudah aktif, dan sekolah pun sudah aktif.
Banyak warga Langsa memberikan apresiasi kepada Walikota dan wakil walikota Langsa atas perhatiannya begitu besar kepada warga yang menimpa musibah banjir. Walikota Langsa dan wakil walikota Langsa Jeffry Santana S Putra SE dan Muhammad Haikal Alfisyahrin ST, ujian begitu berat atas musibah bencana banjir, namun Walikota dan wakil walikota tidak patah semangat, bekerja siang malam demi warganya agar tidak kehabisan bahan pangan Pasca banjir.
Di beberapa sumber yang dihimpun media tidak ditemukan daerah lain di Aceh yang terdapat banjir memberikan bantuan kepada setiap Kepala keluarga, anak yatim, petugas, lansia, dan aparatur, Gampong hanya pemerintah Kota Langsa yang di pimpin oleh Walikota dan wakil walikota Langsa Jeffry Santana S Putra SE dan Muhammad Haikal Alfisyahrin ST yang masih muda, namun perhatian kepada warga begitu besar.
(Mustafa)






