Sampah Menumpuk Dan Dibakar Masyarakat, Kurang Respon Geuchik Dan Petugas DLH Kota Langsa

Kota Langsa – (BIN) – Masyarakat menumpukan sampah di pinggir jalan sampai menggunung, jalan tersebut lintasan kendaraan dan warga, titiknya di Gampong Jawa, tepatnya di Jalan Panglima Polem, Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa, Aceh. Kondisi tersebut diperparah dengan pembakaran sampah yang memicu api membesar dan asap tebal, mengganggu aktivitas warga maupun pengendara yang melintas di lokasi tersebut.

Warga sekitar yang mengaku bernama Hendra, mengatakan sampah menumpuk karena di buang masyarakat sekitar, sampah rumah tangga yang sudah berbaur dengan tanah lumpur hasil banjir dua bulan lalu, sudah hampir tiga mingguan tidak angkut oleh pihak Petugas sampah Gampong Jawa dan petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Warga tidak mengetahui tempat sampah alternatif sehingga warga membuang di lokasi tersebut.

“Karena sampah tidak diangkut, warga bingung mau buang ke mana. Jalan Panglima Polem ini jadi pilihan terakhir,” ujarnya kepada Media Berita Indo News.com, Biro Langsa, Senin, 26 Januari 2026.

Lebih jauh, pantauan media Berita Indo News com Biro Langsa pada Senin siang menunjukkan bahwa sebagian sampah di kawasan tersebut dibakar. Asap putih mengepul dan sesekali menutup pandangan pengguna jalan.

Hendra, menilai pembakaran dilakukan sebagai upaya mengurangi volume sampah yang sudah menutup sebagian badan jalan. “Yang bakar ini oknum, kami juga tidak tahu siapa. Tapi alasannya jelas, sampah sudah menumpuk parah dan tidak diangkut, jadi dibakar untuk mengurangi volumenya,” katanya.

Warga lain yang sedang melintas dan terhenti karena ada asap tebal kepada media ini mengatakan “Pembakaran sampah di lokasi ini sepertinya baru saja dilakukan oknum masyarakat. Seharusnya pihak Gampong patroli rutin sepanjang jalan Panglima Polem yang masuk dalam kawan Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Langsa, Aulia Syahputra saat dihubungi media ini tentang adanya penumpukan serta pembakaran sampah oleh oknum warga tidak memberikan respon sampai berita ini dikirim ke redaksi.

(Mustafa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *